atletico main bagus
atletico luar biasa

Bolahero.Com – Tidak ada yang meragukan bahwa Atletico Madrid sukses menjadi pesaing serius Barcelona dan Real Madrid dalam perebutan gelar di Spanyol, bahkan di Eropa. Tidak hanya sekedar pesaing, mereka pun berhasil mencuri La Liga musim 2013-2014 sebagai bukti ketangguhan mereka. Ternyata, kesuksesan yang diraih oleh Atletico Madrid ini tak lepas dari cepatnya regenerasi yang terjadi di dalam tim Real Madrid.

Los Rojiblancos di Jagad Sepak Bola

Dalam satu dekade terakhir ini, Atletico Madrid selalu memiliki barisan striker haus gol. Pada awal 2000 sampai 2006 an, Atletico memiliki striker haus gol asal Spanyol, Fernando Torres. Besar di akademi Atletico, Torres pun pindah ke Liverpool pada tahun 2007. Setelah Torres, muncul striker baru di lini depan Atletico. Sergio Aguero muncul sebagai protagonis baru.

Diboyong dari Estudiantes pada musim 2006, dia tidak terlalu berkembang. Namanya masih kalah dengan Torres kala itu. Tetapi, setelah Torres hengkang, Aguero mulai menunjukkan diri sebagai pencetak gol kelas wahid. 74 gol dari 175 laga menjadi bukti pasti suksesnya Aguero di Atletico sampai musim 2011. Suksesnya Aguero pun dibarengi dengan munculnya striker haus gol, Diego Forlan yang menjadi teman duetnya. Dibeli pada musim 2007 dari Villareal, Forlan, bersama Aguero, menjadi tumpuan Atletico di lini depan. Bersama Aguero, Forlan sukses mengantarkan Atletico menjadi juara Europa League 2009/2010 dan UEFA Super Cup 2010.

Setelah mereka hengkang, muncul nama baru. Radamel Falcao sukses menjadi predator selanjutnya. Diboyong dari FC Porto , Falcao sukses dua musim membela Atletico. Falcao mencetak 52 gol dari 68 kali bermain dan mengantar Atletico meraih Copa del Rey (2012/13), Liga Europa (2011-12) dan Super Cup UEFA (2012). Setelah Falcao, Costa muncul sebagai protagonis selanjutnya.

Sempat dipinjamkan dua kali ke Valladolid dan Rayo Vallecano, Costa sukses menjadi tumpuan lini depan sepeninggal Falcao ke AS Monaco. Bersama Atletico Madrid, Costa berhasil mencicipi tiga gelar, termasuk menjuarai La Liga pada musim 2013-2014. Setelah Costa pindah ke Chelsea, tonggak estafet beralih ke tangan Antoine Griezmann. Griezmann pun berkesempatan mengikuti jejak para pendahulunya jika sukses memenangkan laga final liga Champions nanti di San Siro menghadapi Real Madrid. Patut ditunggu, siapa yang akan melanjutkan tongkat dari Griezmann.