Ancaman Boikot dari Para Anggota pada Kongres PSSI
Ini tanggapan Hinca soal ancaman pemboikotan kongres PSSI

Bolahero.comAda wacana ancaman boikot dari para anggota PSSI pada kongres tahunan yang direncanakan akan diadakan pada 1 Juni di Balikpapan. Meski demikian, PSSI tetap memberi undangan pada seluruh voter di kongres tersebut.

Sebelum ini, kelompok 85 atau K-85 yang menginginkan dilaksanakannya KLB mengancam akan melakukan boikot kongres tahunan dengan alasan mereka merasa PSSI tidak mempedulikan aspirasinya untuk sesegera mungkin dilaksanakannya Kongres Luar Biasa atau KLB.

Hinca Pandjaitan berpendapat wacana boikot itu amat tidak sportif. Menurutnya kongres tahunan mesti tetap dilaksanakan sebagai agenda pertama PSSI sejak kembali aktif.

“Permintaan semacam itu kami dengar, tapi itu di luar sportivitas dan mekanisme yang berlaku. Ancaman itu tidak pantas dilakukan, dalam konteks fairness sepakbola. Mesti ikut aturan, bermain sepakbola 2×45 menit maka wajib dilakukan”, ucap Hinca.

“Dalam mekanisme PSSI ada dua kongres: kongres biasa atau rapat kerja tahunan dan KLB tiap empat tahun. Kongres pertama belum dilaksanakan dikarenakan kami tidak mendapat pengakuan pemerintah. Maka kewajiban pertama kami secara konstitusional kami diharuskan melaksanakan kongres tahunan yang meliputi laporan kerja PSSI meski belum bekerja namun akan kami laporkan termasuk hal keuangan PSSI.

Namun Hinca menyatakan bahwa semua anggota PSSI tetap diundang pada kongres tahunan itu, karena kongres itu merupakan wadah bagi para anggota untuk menentukan tujuan PSSI ke depan.