pep dan masa akhirnya
pep menjalani musim terakhir di munchen

Bolahero.com – Pep Guardiola berhasil membawa Bayern Munich dua kali melangkah ke semi final Liga Champions. Tapi dua kali juga Guardiola mesti gigit jari di titik ini. Oleh karena itu menyingkirkan Atletico Madrid di leg kedua malam ini menjadi harga mati supaya catatan buruk selama dua musim ini tidak berlanjut.

Guardiola dan Karirnya

Guardiola telah melewati dua musim bersama Bayern Munich. Ini menjadi musim ketiga sekaligus musim terakhir, sebelum ia akan hijrah ke Manchester City musim depan. Adapun satu kompetisi yang belum bisa ia menangi bersama Bayern merupakan Liga Champions.

Sepanjang berkarier di Bayern, Guardiola memanglah sukses membawa Bayern ke semi final. Namun, senantiasa mentok serta selalu disingkirkan oleh tim-tim asal Spanyol. Di musim pertamanya, Guardiola takluk dari Real Madrid dengan agregat 0-5.

Di musim berikutnya, Guardiola dan Bayern-nya dihentikan Barca dengan agregat 3-5. Di musim terakhirnya ini, Guardiola seperti mengalami dejavu sesudah kalah 0-1 di pertemuan pertama dari Atletico Madrid, pertengahan minggu lalu.

Oleh karena itu, pada leg kedua di Allianz Arena, Rabu (3/5) dinihari WIB, Guardiola membidik hasil maksimal supaya dia dapat memberi hadiah perpisahan yang berkesan bagi Die Roten, yaitu trofi Liga Champions.

“Ini merupakan kali ketiga secara berturut-turut kami menembus semi final Liga Champions. Tentu suatu kehormatan dan kami mesti bermain dengan performa terbaik kami demi bisa melau ke babak final,” papar Guardiola.

“Kami tidak akan memikirkan gol yang bisa kami buat nantinya. Hal pertama yang mesti kami pikirkan adalah bagaimana cara bertahan dengan baik dan mendominasi jalannya laga,” lanjutnya.

“Ini bakal menjadi Liga Champions terakhir saya bersama Bayern Munich. Saya pun merasa diperlakukan secara luar biasa. Ini adalah kota dan negara yang berkesan bagi saya. Secara pribadi, banyak hal yang telah saya pelajari di sini dan sekaligus membantu karier saya.”

“Kami telah mendapatkan beberapa hal sepanjang berkarier tiga tahun di sini. Tapi sangat sulit untuk bisa mencapai partai puncak kompetisi ini,” pungkasnya.