PSG memimpin Ligue 1
Di Maria berusaha melewati Eric Bautheac

Memasuki bulan Februari 2016, PSG masih bertahan di posisi pertama Ligue 1 dengan 70 point yang berhasil diraih sejauh ini. Meski tanpa pemain andalannya, Zlatan Ibrahimovic, Paris Saint-Germain masih tetap mampu menguasai bola lebih dari 60% selama pertandingan berlangsung.
Setelah lebih dari 15 kali menang berturut-turut di beberapa liga yang berbeda, Paris Saint-Garmain akhirnya berhasil dihentikan dalam Ligue 1 tadi malam. Meski tidak berhasil mengalahkan PSG, Lille selaku tim tandang berhasil menahan kedudukan tetap 0-0 mulai dari detik pertama peluit ditiup hingga akhir peluit injury time.
Meski begitu, posisi Parisians di table Ligue 1 sudah sangat jauh untuk dikejar, bahkan oleh tim di posisi kedua sekalipun. Paris Saint-Germain memimpin dengan 70 point, sementara Monaco di posisi kedua yang hanya memiliki 45 masih harus mengejar 25 point lagi hanya untuk menyamakan kedudukan. Nice, Saint-Étienne, dan Nantes menyusul di bawah dengan poin imbang 39.
Meski tanpa pemain andalannya, Zlatan Ibrahimovic, Paris Saint-Germain masih tetap mampu menguasai bola lebih dari 60% selama pertandingan berlangsung.
“Kami harus menghindari cedera, dan kami berhasil. Yang kami lewatkan hanyalah 2 poin yang tidak kami dapatkan. Kami bisa bermain dengan lebih baik, tapi aku tidak bisa memaksakan semangat para pemainku. Kami punya lima atau enam kesempatan yang jelas namun Lille tidak pernah menyerah dan aku merasa puas. Untuk beberapa alasan tertentu, pertandingan ini sulit untuk dimenangkan.
Pelatih PSG, Laurent Blanc, memaparkan kepada para wartawan mengenai hasil pertandingan tadi malam.