Cesc Fàbregas
Cesc Fàbregas

Bolahero.com – Pindahnya Paul Pogba dari Juventus dengan nilai transfer sebesar EURO 105 juta, Manchester United dapat dikatakan telah mencatat sejarah, yaitu memecahkan rekor transfer Real Madrid yang berhasil menggaet Gareth Bale dari Tottenham Hotspur sebesar EURO 100 juta di tahun 2013 silam.

Dengan terpecahnya rekor tersebut, dapat dikatakan bahwa Paul Pogba menduduki peringkat pertama sebagai pemain bintang termahal dunia untuk saat ini dan peringkat kedua adalah Gareth Bale serta Cristiano Ronaldo.

Berbicara masalah Paul Pogba, sebenarnya dapat dikatakan bahwa pemain bintang yang juga memperkuat Tim Nasional Prancis ini merupakan ‘produk’ Manchester United beberapa tahun lalu. Sayangnya, karena dirasa kurang bersinar, pada tahun 2012, Pogba didepak dari Manchester United dan dipinang Juventus.

Kini, ‘sang bocah hilang’ itu kembali ke ‘rumahnya’ lagi dan siap memberikan permainan terbaiknya guna mengembalikan kejayaan Setan Merah yang sempat meredup di tangan 2 pelatih sebelum Jose Mourinho.

Baca Juga :

Berita Sepakbola Terbaru: Ada Klausul Aneh di Kontrak Pogba

Biang Bola : Fantastis, Belanja Pemain Jose Mourinho Habiskan Triliunan dari Dulu hingga sekarang

Berbicara masalah balik kucingnya pemain atau juga jilat ludahnya sebuah klub, ternyata Pogba bukan satu-satunya yang memiliki kisah tersebut karena ada beberapa pemain bintang lain yang mempunyai cerita yang sama.

Ingin tahu siapa saja? Berikut ini para pemain bintang dunia yang kembali ke klub lamanya dengan nilai transfer selangit.

1. Romelu Lukaku

Pada tahun 2011, Romelu Lukaku digaet raksasa Inggris, Chelsea, dari Anderlecht untuk diproyeksikan sebagai pengganti Didier Drogba. Sayangnya, di satu musim pertamanya di Chelsea (2011-2012), Lulaku bermain angin-anginan saja karena sering tidak menjadi striker utama di kubu The Blues.

Dikarenakan hal itu, Lukaku sempat dipinjamkan ke West Bromwich Albion dan Everton. Sayangnya, Jose Mourinho sudah benar-benar habis kesabaran ketika Lukaku kembali ke Chelsea dan sifat angin-anginannya kembuh. Akhirnya, dia diputus kontrak dan jatuh secara permanen ke kubu Everton dengan nilai transfer hanya GBP 28 juta atau setara Rp 475,3 juta.

[Image source thescottishsun.co.uk]
[Image source thescottishsun.co.uk]
Walaupun di awal-awal musim masih belum memberikan gebrakan yang cukup menakjubkan, secara perlahan, pemain bintang ini akhirnya menjadi mesin gol yang cukup mematikan. Bahkan dia menduduki posisi 4 sebagai top scorer Liga Premier Inggris di musim lalu.

Ternyata, kemonceran Lukaku membuat Chelsea tergoda untuk kembali meminangnya sekali lagi. Sayangnya, Everton belum mau melepas Lukaku karena mereka masih membutuhkan jasanya. Karena pihak Everton tetap bergeming tidak mau melepasnya, akhirnya Chelsea mau tidak mau harus merogoh kocek yang cukup dalam. The Blues memberikan tawaran terakhir sebesar GBP 65 juta agar Lukaku dapat kembali merumput di Stamford Bridge.

2. Marco Reus

Marco Reus adalah seorang pesepakbola yang dapat diposisikan sebagai pemain tengah, sayap atau juga striker. Pemain bintang satu ini memiliki kecepatan, teknik dan kepandaian dalam menggocek si kulit bundar.

Dia mengawali karir sepakbolanya di klub yang bernama PosT SV Dortmund Jugend pada tahun 1994. Kepiawaiannya dalam memainkan bola dan menceploskannya ke gawang, membuatnya dilirik sekaligus dipinang oleh Dortmund Jugend atau tim U-17 Borussia Dortmund pada tahun 1996.

[Image source italianfootballdaily.com]
[Image source italianfootballdaily.com]
Sayangnya, sebelum mencicipi bangku tim utama, Reus dilepas secara bebas atau free transfer dan dikontrak oleh Rot Weiss Ahlen. Di klub barunya, calon pemain bintang hebat ini tidak langsung ditempatkan di skuad utama, tapi masih ditempat di tim U-17 dan U-19.

Pada tahun 2009, Reus pindah ke Borussia Mönchengladbach dan masuk ke tim inti. Membela Borussia Mönchengladbach, Reus tampil sebanyak 109 kali dengan torehan gol sebanyak 41 kali.

Ternyata, Borussia Dortmund kepincut ingin menarik kembali Reus ke kandang mereka karena membutuhkan pemain seperti dirinya di skuad utama. Untuk mendatangkannya, Borussia Dortmund harus mengeluarkan dana sebesar EURO 17,1 juta di tahun 2012 lalu dan sang pemain bintang itu akhirnya berseragam Die Borussen hingga kini.

3. Peter Crouch

Pemain bintang jangkung yang terkenal dengan tari robotnya seusai mencetak gol yang bernama lengkap Peter James Crouch satu ini adalah pemain bola profesional Inggris. Dia memulai karir di dunia sepakbola pada tahun 1991 dengan bergabung dengan klub amatir bernama Brentford dan bergabung dengan Queens Park Rangers (QPR) di tahun 1994-1995.

Di tahun 1995-1998, Crouch bergabung dengan Tottenham Hotspur sebagai pemain magang dan akhirnya berhasil memperkuat tim inti di tahun 1998. Sayangnya, selama memperkuat tim inti selama 2 musim, pemain bintang satu ini tidak pernah dimainkan dan justru dipinjamkan ke sejumlah klub.

[Image source standard.co.uk]
[Image source standard.co.uk]
Akhirnya, pada tahun 2000, QPR kembali merekrut Crouch dengan GBP 60 ribu saja. Setelah memperkuat QPR, Crouch juga sempat berganti klub, mulai dari Portsmount, Aston Villa sampai dengan Liverpool.

Di klub-klub tersebut, kemonceran Crouch terlihat. Banyak gol yang dia torehkan, sampai-sampai dia terpilih untuk memperkuat Tim Nasional Inggris dengan jumlah gol sebanyak 22 kali dari 42 penampilan.

Dikarenakan hal itulah Tottenham Hotspur kembali ingin menggunakan jasa pemain bintang bertubuh kurus tersebut dan harus merogoh kocek sebesar GBP 10 juta. Sayangnya, kegemilangannya itu memudar ketika kembali ke klub lamanya dan dia harus dijual kembali karena tidak memenuhi harapan.

4. Nicholas Anelka

Memulai karir sebagai pemain bola muda di tahun 1983 di klub yang bernama Trappes Saint-Quentin dan Clairefontaine pada tahun 1993, bakat pemain bintang yang bernama asli Nicolas Sébastien Anelka ini semakin terlihat. Dia direkrut oleh Paris Saint-Germain (PSG) pada tahun 1996.

Sayangnya di PSG, Anelka hanya mendapatkan jatah main sebanyak 10 kali dan hanya mampu menceploskan si kulit bundar ke gawang sebanyak sekali saja. Dikarenakan ini, pemain bintang yang harusnya lebih banyak ‘dipoles’ lagi ini dijual ke Arsenal dengan nilai transfer hanya GBP 500 ribu saja.

[Image source standard.co.uk]
[Image source standard.co.uk]
Setelah dari Arsenal, Anelka dipinang raksasa Spanyol, Real Madrid dengan harga GBp 22,3 juta. Sayangnya di El Real, Anelka hanya bertahan satu musim saja karena berselisih dengan sang pelatih Vicente del Bosque.

Di tahun 2000, PSG kembali mendatangkan Anelka dari Real Madrid dengan nilai transfer sebesar GBP 22 juta. Tidak berkaca pada kejadian sebelumnya, Anelka kembali berulah dan akhirnya dia sempat dipinjamkan ke Liverpool dan dikontrak resmi oleh Manchester City pada tahun 2002.

5. Cesc Fàbregas

Pemain yang bernama asli Francesc Fàbregas Soler ini sejak kecil memang sudah memimpikan untuk dapat memperkuat tim dari kota kelahirannya, Barcelona FC. Pemain bintang berwajah ganteng ini memulai karirnya di dunia sepakbola bersama CE Mataro, akhirnya kesampaian juga Fàbregas untuk dapat berlatih di tim muda Barcelona.

Dia waktu itu berlatih bersama Lionel Messi dan Gerard Pique. Kelihaiannya sebagai pencetak gol dia tunjukkan walaupun sebenarnya dia diposisikan sebagai gelandang bertahan. Sayangnya, dari tahun 1997-2003, Fàbregas tetap tidak dapat masuk tim inti dan akhirnya dia memutuskan keluar dari tim kebanggannya itu untuk menerima pinangan Arsenal di tahun 2003 dengan status free transfer.

[Image source justfootballers.blogspot.com]
[Image source justfootballers.blogspot.com]
Di Arsenal, Fàbregas tercatat sudah tampil sebanyak 212 kali dengan perolehan gol sebanyak 35 kali. Dikarenakan hal itulah, pada tahun 2011, Barcelona kembali merekrut pemain bintang yang kerap dipanggil ‘Cesc’ ini dengan nilai transfer sebesar GBP 25,4 juta atau sekitar Rp 430,8 miliar pada tahun 2011.

Sayangnya, kebersamaan Fàbregas dengan Barcelona hanya sebentar saja. pada tanggal 12 Juni 2014, dia kembali ke Inggris untuk bergabung dengan Chelsea. Keinginan Fàbregas untuk keluar dari Barcelona sebenarnya sudah ditahan oleh pihak manajemen sampai dengan pelatih dan para pemain lain, akan tetapi keputusan sudah bulat dan akhirnya, pemain bintang kelahiran 4 Mei 1987 itu meninggalkan Catalan dan pergi ke London.