Ketidakpuasan Koerman terhadap Skor 1-2, Southampton VS Chelsea

Bolahero.com Southampton – Setelah kekalahan melawan Chelsea dengan skor 1-2, manajer Southampton Ronald Koeman merasa kurang puas dengan skor yang diperoleh. Dalam hal ini, ketidakpuasaan tersebut tertuju pada keputusan wasit.

Pada babak pertama, Southampton mampu bertahan dengan skor 1-0 akibat kesalahan strategi dari Baba Rahman.

Memasuki babak kedua, Chelsea mampu melumpuhkan posisi bertahan Southampton dimana Cesc Fabregas melayangkan tendangan yang menjadikan gol dengan skor seri. Gol kemenangan kembali dikantungi oleh Chelsea melalui tendangan pojok Branislav Ivanovic yang membuat skor Chelsea menjadi lebih unggul.

Gol pertama Chelsea mendapatkan komentar kurang baik dari Koeman. Ia mengatakan bahwa saat itu, wasit yang bernama Martin Atkinson, mengabaikan hakim garis yang lebih dulu melihat adanya pelanggaran yang dilakukan Kenedy terhadap Cedric Soares, sebelum bola ditendangkan ke Fabregas.

Koeman menjelaskan bahwa hakim garis terlihat begitu dekat posisinya dengan situasi itu sehingga bila terjadi pelanggaran dari Kenedy, seharusnya keputusan hakim garis didengar sebab fungsi dari hakim garis itu sendiri, yaitu sebagai pembantu wasit. Gol yang ditembakkan Chelsea pada babak pertama bisa dikatakan bukanlah sebuah tendangan melainkan umpan silang. Penjelasan ini diberitakan oleh BBC dan dilansir Soccerway.

Sementara itu, melihat cara bertahan tim Koeman pada babak kedua yang membuahkan gol kedua bagi Chelsea membuat Koeman dikuasai rasa kecewa. Ia berpendapat bahwa seharusnya Southampton mampu menyusun strategi bertahan yang lebih ampuh. Terlebih lagi, kekecewaan Koeman semakin menjadi ketika pada babak kedua, timnya mulai merasa pesimis sehingga Chelsea pun memanfaatkan situasi tersebut.